Daftar Isi
Selampung.com – Harga emas 24 karat di sejumlah penyedia Indonesia mengalami kenaikan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Produk emas Antam, Galeri24, dan UBS yang dijual melalui Pegadaian kompak mencatat kenaikan harga dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Berdasarkan data Pegadaian yang dikutip Liputan6, harga emas Antam ukuran 1 gram mencapai Rp 2.631.000. Sementara itu, emas Galeri24 dijual Rp 2.532.000 per gram dan UBS sebesar Rp 2.556.000 per gram.
Di luar Pegadaian, harga emas batangan Antam yang mengacu pada laman resmi Logam Mulia tercatat Rp 2.592.000 per gram. Perbedaan harga ini perlu diperhatikan karena harga produk Antam yang dijual melalui Pegadaian tidak sama dengan harga pada kanal penjualan resmi Logam Mulia.
Harga Emas Antam Naik Rp 20.000
Harga emas batangan Antam yang tercantum di laman Logam Mulia naik Rp 20.000 per gram pada Sabtu, 10 Oktober 2026, menjadi Rp 2.592.000. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas tersebut berada di level Rp 2.572.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Nilai buyback Antam naik Rp 25.000 menjadi Rp 2.401.000 per gram.
Harga jual dan buyback memiliki fungsi berbeda. Harga jual merupakan nilai yang dibayarkan konsumen ketika membeli emas, sedangkan buyback adalah harga yang menjadi acuan ketika pemilik menjual kembali emasnya kepada Antam.
Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan data Logam Mulia pada 10 Oktober 2026:
| Berat | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp 1.346.000 |
| 1 gram | Rp 2.592.000 |
| 2 gram | Rp 5.134.000 |
| 3 gram | Rp 7.683.000 |
| 5 gram | Rp 12.775.000 |
| 10 gram | Rp 25.470.000 |
| 25 gram | Rp 63.510.000 |
| 50 gram | Rp 126.855.000 |
| 100 gram | Rp 253.560.000 |
Harga dapat berubah mengikuti pembaruan dari penyedia. Karena itu, calon pembeli sebaiknya memeriksa harga terbaru sebelum melakukan transaksi.
Harga Emas Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24
Harga emas yang dijual melalui Pegadaian juga mengalami kenaikan. Berdasarkan data yang dikutip Liputan6 pada pukul 11.47 WIB, Antam menjadi produk dengan harga per gram tertinggi di antara tiga merek yang dibandingkan.
Berikut harga emas ukuran 1 gram pada 10 Oktober 2026:
| Produk | Harga 1 gram |
|---|---|
| Antam | Rp 2.631.000 |
| UBS | Rp 2.556.000 |
| Galeri24 | Rp 2.532.000 |
Ketiga produk tersebut naik dibandingkan harga pada Jumat, 9 Oktober 2026. Saat itu, emas Antam di Pegadaian dibanderol Rp 2.604.000 per gram, UBS Rp 2.529.000, dan Galeri24 Rp 2.505.000.
Pegadaian menyediakan berbagai pilihan berat untuk masing-masing produk. Galeri24 tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sedangkan UBS tersedia hingga 500 gram. Untuk emas Antam di Pegadaian, pilihan berat yang tercantum tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.
Perbedaan harga antarmerek dapat menjadi pertimbangan konsumen. Namun, pembelian sebaiknya juga memperhatikan ukuran kepingan, biaya transaksi, ketersediaan produk, dan ketentuan penjualan kembali.
Harga Emas Hartadinata Abadi
Selain Antam dan produk yang tersedia di Pegadaian, Hartadinata Abadi juga menawarkan emas batangan dalam berbagai ukuran.
Berdasarkan daftar harga yang dipublikasikan Liputan6 untuk 10 Oktober 2026, emas Hartadinata Abadi ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.472.000. Harga untuk ukuran yang lebih besar tercatat sebagai berikut:
| Berat | Harga |
|---|---|
| 1 gram | Rp 2.472.000 |
| 2 gram | Rp 4.904.000 |
| 5 gram | Rp 12.170.000 |
| 10 gram | Rp 24.270.000 |
| 25 gram | Rp 60.400.000 |
| 50 gram | Rp 120.750.000 |
| 100 gram | Rp 241.400.000 |
| 250 gram | Rp 600.250.000 |
| 500 gram | Rp 1.200.000.000 |
| 1.000 gram | Rp 2.400.000.000 |
Harga tersebut merupakan acuan berdasarkan daftar yang diberitakan, bukan jaminan harga transaksi di setiap gerai. Konsumen perlu memastikan kembali harga terbaru melalui kanal penjualan resmi Hartadinata Abadi sebelum membeli.
Harga Emas Dunia Kembali Menguat
Kenaikan harga emas domestik terjadi ketika harga emas dunia menguat selama dua sesi perdagangan berturut-turut. Liputan6, mengutip CNBC, melaporkan harga emas spot naik 1,6% menjadi US$ 4.198,99 per ons pada Jumat, 9 Oktober 2026, dalam perdagangan yang disebutkan pada laporan tersebut.
Pemulihan harga terjadi setelah emas sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan pada awal pekan. Pergerakan pasar turut dipengaruhi penguatan dolar Amerika Serikat, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, dan perhatian investor terhadap kemungkinan perubahan suku bunga Federal Reserve.
Meski harga emas kembali menguat, pergerakannya tetap dapat berubah mengikuti kondisi ekonomi dan pasar global. Kenaikan dalam satu hari juga tidak menjamin harga akan terus meningkat pada perdagangan berikutnya.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas, membandingkan harga jual dan buyback dari penyedia berbeda dapat membantu memperkirakan biaya serta selisih harga ketika emas dijual kembali. Keputusan pembelian sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing.





